Tampilkan postingan dengan label Tokoh Wayang Golek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh Wayang Golek. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Juni 2013

Gatotkaca wayang golek

Sampurasuun .... Rampes... Ini mamang mau nulis tentang Gatotkaca, salah seorang tokoh wayang golek. Putra Arya Bima & Arimbi. Bima memberi nama anaknya itu Jabang Tutuka.





Gatotkaca sakti mandraguna dengan segala ilmu dan aji-aji pamungkasnya seperti Brajamusti, Krincing Wesi, Bajingiring, Garuda Ngapak dan sebagainya.

Dipercaya menjadi panglima perang negara Pringgadani. Dikenal dengan julukan otot kawat, tulang baja, daging besi.

Gatot kaca sendiri memiliki banyak nama pemberian dewa. Namun yang dipakai adalah nama Gatotkaca, nama pemberian dari Batara Guru saat di sawarga maniloka.

Saat umur 3 tahun, Jabang Tutuka diutus Batara Guru untuk melawan Naga Percona. Tapi sayang, Tutuka mati di tangan Naga Percona setelah ia menendang mata Naga Percona hingga buta sebelah matanya.

Untuk itu Batara Guru memerintahkan Batara Narada dan Batara Bayu untuk memasukan jasad Tutuka ke kawah Candradimuka. Tutuka dicetak ulang berganti wujud menjadi Gatotkaca.


Terimakasih sobat sudah berkunjung dan membaca tulisan mamang tentang Gatot Kaca Wayang Golek

Selasa, 21 Mei 2013

PANDAWA LIMA

Sampurasun.... Rampes... kali ini mamang mau nulis tentang Pandawa yang merupakan keturunan dari Pandu Dewanata, sering disebut dengan Pandawa Lima


1. YUDISTIRA
Adalah putra sulung (paling tua) di Pandawa, dia merupakan raja Amarta  yang mempunyai sifat bijaksana, pemurah dan hati yang bersih. Dalam hidupnya hampir tak pernah berkata bohong

2. BIMA
Atau sering disebut Bratasena, merupakan putra kedua Pandu Dewanata dari dewi Kunti Nalibrata, mempunyai perawakan yang tinggi besar, bersikap tegas dan memiliki sifat gagah berani, teguh, kuat, tabah, patuh dan jujur, cenderung tempramental. Bima menganggap semua orang sama derajatnya, makanya dia gak pernah berkata kata halus dengan siapa saja termasuk tidak pernah duduk dihadapan mereka. Bima merupakan titisan dari Batara Bayu.

3. ARJUNA
Punya julukan Janaka karena terkenal punya banyak istri, Permadi (tampan) dan sebutan lainnya. Arjuna adalah putra ketiga di Pandawa, dia gemar berkelana, bertapa dan berguru mencari ilmu. Guru nya yang paling terkenal yakni Resi Dorna dari Padepokan Sokalima. Mempunyai paras rupawan sehingga banyak digilai para wanita,  Arjuna memiliki sifat cerdik dan pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah.

4. NAKULA
Merupakan anak Pandu Dewanata dari istrinya yang bernama Dewi Madrim, Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan tombak. Nakula mempunyai watak jujur, setia, taat, belas kasih, tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.

5. SADEWA
Dia merupakan putra paling bungsu di Pandawa, meskipun Sadewa merupakan yang paling muda, namun ia dianggap sebagai yang terbijak di antara mereka. Sadewa merupakan ahli perbintangan yang ulung dan mampu mengetahui kejadian yang akan datang.

Jumat, 10 Mei 2013

Wayang Golek Tokoh Cepot

Sampurasun .... rampess.... ketemu lagi dengan mamang, kali ini mamang mau nulis tentang Wayang Golek Tokoh Cepot, dalam lakon pewayangan, Astrajingga atau Cepot


memegang peran penting. Maka tak heran kehadirannya sangat ditunggu-tunggu. Tidak hanya banyolannya yang mengocok perut, tetapi daya kritisnya menggelitik, khas kaum pinggiran. Tak jarang 
kehadirannya menjadi anti klimaks dalam sebuah lakon.sosoknya sederhana



Lebih asik  sambil dengerin lakon :
Wayang Golek Astrajingga Sabda Guru bagian 1 
"Speaker  Computer anda dinyalakan ...."

Cepot/Astrajingga ini merupakan persi sunda atau Jawa Barat  mungkin didaerah Jawa Tengah atau Jawa Timur ceritanya berbeda ya. Menurut  sumber yang mamang baca begini... 
Cepot merupakan anak angkat Sanghyang Ismaya (semar). Bicaranya kekanak-kanakan tapi selalu penuh makna. Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara Dawala ( Petruk ) dan Gareng dari pasangan Semar Badranaya dan Sutiragen. Wataknya humoris, suka banyol ngabodor, tak peduli kepada siapa pun baik ksatria, raja maupun para dewa. Kendati begitu lewat humornya dia tetap memberi nasehat petuah dan kritik.

Lakonnya biasanya dikeluarkan oleh dalang di tengah kisah. Selalu menemani para ksatria, terutama Arjuna, Ksatria Madukara yang jadi majikannya. Cepot digunakan dalang untuk menyampaikan pesan-pesan bebas bagi pemirsa dan penonton baik itu nasihat, kritik maupun petuah dan sindiran yang tentu saja disampaikan sambil guyon.
Dalam berkelahi atau perang, Sastrajingga biasa ikut dengan bersenjata bedog alias golok dan selalu memakai ikat kepala ( iket ). Sastrajingga merupakan tokoh panakawan putra Semar Badranaya.

Sastra adalah tulisan. Jingga adalah merah. Si Cepot adalah gambaran tokoh wayang yang mempunyai kelakuan buruk ibarat seorang siswa yang mempunyai rapot merah.
Namun demikian ia sangat setia mengikuti Semar kemana saja dia pergi.

Kehadirannya dalam setiap pagelaran wayang golek sangat dinanti-nanti karena kekocakannya. Asep Sunandar Sunarya menjadikan si Cepot sebagai kokojo / tokoh unggulan pada setiap pagelaran. Bahkan tanda tangan Asep Sunandar ditulis atas nama Cepot. 

Wayang Golek biasanya di tayangkan di acara TV atau di Radio atau pun di hajatan - hajatan, acara sunatan, perkawinan, Ulang tahun, Ruwatan bumi dan sebagainya.....

Bersambung... 

Terimakasih sobat sudah membaca tulisan mamang tentang Wayang Golek Tokoh Cepot natikan sambungannya ya heheh...