Kamis, 13 Juni 2013

Masak dengan kayu bakar

Sampurasun.... Rampess... Sebagai orang desa mamang masih menggunakan kayu bakar untuk memasak  disamping memakai kompor gas juga untuk cadangan bila kayu bakar habus atau sebaliknya bila gas susah dipasaran, tetapi memasak menggunakan bahan bakar non bbm ini selalu kotor karena terdapat abu hasil pembakaran kayu atau arang.



 sambil masak bisa menghangatkan badan

 Abu sisa pembakaran ini umumnya berterbangan dan susah dikendalikan apalagi seringkali juga dilakukan pengipasan untuk meniup udara pada tungku yang digunakan. Kalau menggunakan
minyak tanah, permasalahan lain yang muncul adalah bau minyak yang seringkali timbul dan dapat mempengaruhi perasaan orang yang makan dan harga minyak tanahnya melambung naik – naik ke puncak gunung hehehe.


 cantik cantik ya
 Dari sisi rasa, bagi kebanyakan orang maka rasa masakan lebih banyak ditentukan karena pemilihan komposisi bumbu dan bahan yang digunakan, teknik memasak, dan keterampilah orang yang memasaknya. Tetapi bagi sebagian orang di kampung, rasa masakan ternyata juga dapat diakibatkan karena pemilihan jenis bahan bakar yang digunakan untuk memasak. Hal ini bagi kebanyakan orang mungkin akan jadi mengherankan, karena penggunaan kayu akan sedikit merepotkan. Untuk memulai pembakaran diperlukan pemanasan dengan bahan yang mudah terbakar seperti kertas atau mungkin disiram sedikit minyak tanah. Untuk memelihara agar nyala api konstan, juga harus selalu diatur secara manual karena belum ada alat remot untuk pengaturan kayu bakar pada tungku. Selain itu tentu saja diperlukan jumlah kayu dalam volume cukup besar mengingat kalor panas yang dihasilkan untuk berat tertentu dari kayu relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan bahan bakar minyak atau gas.
Namun ternyata tetap banyak warung warga kampung yang selalu mempertahankan untuk menggunakan kayu bakar atau arang untuk memasak.
Untuk masakan dengan arang kayu, memang hampir selalu dijumpai untuk masakan sate, karena memang mereka perlu untuk membakar dalam panas arang tersebut.
Kayu bakar ini dapat diperoleh dari jenis kayu limbah atau sisa kayu bangunan, atau kayu jenis pohon tertentu yang tidak memenuhi kriteria kayu bangunan , ranting-ranting pohon atau pun pagar tetangga hahahah. Memang sampai sekarang kebutuhan kayu bakar ini masih dapat dipenuhi oleh para pemasok, tetapi lama kelamaan akan menjadi kendala. Terutama mengenai harganya yang mungkin akan semakin meningkat, dan di sisi lain pasokannya akan semakin sulit.
Memasak dengan kayu bakar dapat terjadi karena ada mitos soal rasa. untuk memasak di dapur. Sesekali tidak masalah, asal jangan menjadi fanatik harus pergi ke warung makan yang hanya menggunakan kayu bakar.

Rabu, 12 Juni 2013

Apa dampaknya bila blog kita di jiplak

Sampurasun... Rampess... ketemu lagi dengan mamang, kali ini mamang mau nulis tentang pencarian mamang dengan iseng – iseng di google dengan kata kunci Torishima Resmikan Workshop di Cibitung  ..
                                                         Ini blog Mang Yono

....eh ada blog yang memuat postingan mamang  dengan nama blog http://adventureaddictinggames.blogspot.comsetelah mamang lihat – lihat..



“ iiih postingan ini punya gue loh hehehe “  mamang sebagai pemula di blog jadi bingung... “ kok bisa yah, jadi pengen belajar deh mamang, gimana caranya ya?” mamang sih ndak apa – apa di contek tapi dengan satu basa basi kek... apalagi tranfer dulu ke rekening mamang hahahahah... Ups kembali kepermasalahan “Jika artikelnya sama apakah panda menyukai yang lama atau yang baru ya?”. 


Setelah mamang baca di sms alay hahahah, di mbah Google katanya artikel copy paste bagi panda adalah artikel baru yang tidak menawarkan apapun.....makanya dianaktirikan, walaupun masih kecipratan sedikit-sedikit ( betul apa tidak) . Terimakasih anda sudah berkunjung ke blog mamang dan membaca serta berkomentar tentang Apa dampaknya bila blog kita di jiplak...

Selasa, 11 Juni 2013

orang - orangan sawah apakah termasuk penipuan?

Sampurasun... Rampes... Nah berbicara tentang petani tentunya tidak terlepas dari keberadaan sawah yang menjadi lahan pertanian. Di sawah inilah para petani menanam padi dengan melalui proses yang beragam mulai dari pembibitan, penyebaran bibit, penanaman bibit, pembersihan rumput,pemberian pupuk,pembuatan orang –orangan sawah dan panen. 

 si sulung sedang mengusir burung

Dalam proses yang panjang ini terdapat berbagai bentuk kegiatan yang unik yang dilakukan oleh petani.
Salah satu kegiatan yang paling menarik adalah ketika padi sudah mulai berbuah. Pada masa itu biasanya para petani akan pergi kesawah untuk mengusir burung-burung yang hendak memakan buah padi yang telah ditanam oleh petani. Hal yang unik yang dilakukan oleh petani adalah dibuatnya orang-orangan sawah dengan tujuan agar para burung tidak berani turun karena mengira orang-orangan sawah itu adalah orang/ manusia yang menunggui padi... Apakah ini termasuk penipuan?. Disetiap daerah di indonesia, orang-orangan sawah diberikan nama yang beragam., tapi tetap satu tujuan yaitu untuk menakut – nakuti sang burung... 
kalau ini dijamin para petani betah disawah hehehe

Senin, 10 Juni 2013

Cerita hari sabtu antara percaya dan tidak

Sampurasun.... Rampes... mamng mau menulis tentang kejadian mamang atau keluarga mamang pada hari Sabtu tgl. 8 Juni 2013 ini tentang Cerita hari sabtu antara percaya dan tidak.. Seperti biasa setiap hari Sabtu mamang pulang kampung, maklum kan mamang kerja di Jakarta sedangkan rumah mamang dan keluarga di Subang, Setiap jam 14 WIB adalah jam pulang kerja pada hari Sabtu, dengan cuaca yang hujan rintik – rintik mamang tetap pulang kampung... 


Gerogol ke Terminal Kamp. Rambutan lancar ndak ada hambatan, Sesampainya di Terminal mamang langsung naik Bus Jurusan Kamp. Rambutan – Subang dengan naik bis WR... Ndak begitu lama Hujan turun cukup deras Bus masuk tol Cikunir .... Kringgg... kriiing.... kringggg... Hp jadul mamang berbunyi... pas mamang lihat ternyata boss mamang yang telepon dari Pulau Bangka
“ Halloo... selamat sore pak” kata mamang.
“ Selamat sore mang... “ jawab dari seberang sana.
“ Ada apa pak?” tanya mamang.
“ mang ini ada undangan seminar dari PT. Komatsu Indonesia, selama 3 hari undangannya udah di email ke email mamang nanti........” kata boss mamang di seberang sana dengan langsung terputus karena.....
“ Kebakaran.... cepat turun.... “ kata penumpang Bus.
Dengan cepat mamang turun dari Buss, tapi sayang hp jadul mamang terlempar entah kemana, karena tadi pas mamang turun ada yang mendorong mamang dari arah belakang, bukan sengaja mendorong sih tapi mungkin karena panik... dan banyak penumpang yang luka karena terbentur pada saat mau turun... tapi mamang Alhamdulillah selamat, biar dah hp jadul mamang hilang dan pakaian basah kuyup tapi mamang selamat....
Terpaksa mamang dan penumpang yang lain naik Bus yang lain, karena kalau nunggu bus itu mamang jadi takut terjadi yang tida diinginkan, iya kalau bisa di perbaikin kalau ndak pasti nginap di jalan tol .... Sesampainya di rumah waktu menunjukan jam 23 WIB, Setelah masak air, mandi air hangat terus makan tengah malam, Ehhh anak mamang minta di dongengin, biasa kalau ada mamang tuh si sulung pasti minta didongengin meskipun ceritanya itu dan itu saja heheheh.. dan si sulung minta ditemenin tidur, katanya sebagai hadiah setelah selesai Ulangan Akhir semester heheheh.. Dongeng mamang belum tamat eh si sulung sudah tertidur pulas, Uhh padahal mamang masih ingin mendongeng, tapi ya sudah lah dari pada ndak ada yang mendengarkan ya mamang ikut tidur aja dah ehhehe....
Baru juga mamang memejamkan mata untuk tidur, ada suara teriak dan nangis dari kamar sebelah, ndak pikir panjang mamang langsung lari.. dan apa yang terjadi... Astagfirullah...  anak bayi mamang ( umur 11 bulan) terjatuh dari tempat tidur dengan posisi telungkup dan nangis... sedangkan istri mamang masih teriak teriak manggil mamang dengan paniknya dan belum berani membalikan posisi sikecil... setelah memeriksa tubuh sikecil dan Alhamdulillah tubuh sikecil tidak ada yang terluka, tapi untuk memastikan rasa penasaran mamang langsung memanggil mak paraji (dukun beranak) untuk melakukan pijat dan urut pada sikecil dan Alhamdullilah, kata mak paraji anak mamang ndak ada yang terluka pada tubuh sikecil.... Terimakasih ya Allah, mamang dan keluarga diselamatkan dari kejadian ini dari kejadian kecelakaan Buss dan terjatuhnya anak mamang... mungkin anak mamang ikut - ikutan lompat seperti mamang heheheh...

Terimakasih sobat sudah membaca cerita mamang... dan Alhamdulillah hari pertama seminar berjalan lancar,  mamang minta maaf kepada sobat - sobat dumay hari ini dan dua hari kedepan mamang jarang berkunjung ke blog sahabat... tapi insya Allah di hari berikutnya mamang bisa aktiplagi di mblog – mblogan ....



Sabtu, 08 Juni 2013

Merawat taman elemen keras dan elemen lunak

Sampurasun... Rampess, setelah kemarin mamang nulis tentang membuat kolam taman minimalis, sekarang mamang mau nulis tentang merawat taman.  Agar keindahan taman bisa dinikmati setiap saat, tentunya taman perlu dirawat dengan sedikit cukur mencukur hehe. Dengan perawatan taman, kondisi dan gaya taman bisa dipertahankan seperti pada konsep awal atau sesuai yang diinginkan. 


Perawatan taman tidak hanya terbatas pada tanaman saja, elemen keras juga perlu dirawat agar keberadaannya tetap berfungsi dengan baik. Memang perawatan tanaman sebagai elemen lunak pada taman lebih rumit dibandingkan perawatan elemen keras. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan dalam perawatan taman rumah tinggal.

A. Perawatan taman (elemen lunak)

Sebagai mahluk hidup, tentunya tanaman akan mengalami perkembangan dan pertumbuhan. Pertumbuhan tersebut ada kalanya diharapkan demi tercapainya tujuan tertentu, misalnya ukuran tanaman yang diinginkan. Pembentukan bunga juga merupakan jenis pertumbuhan yang diinginkan. Namun, pada kasus-kasus tertentu, pertumbuhan cabang yang tidak beraturan atau yang berubah dari bentuk awalnya tidak diinginkan oleh pemilik taman. Secara umum, pemeliharaan pada tanaman yaitu pemangkasan, pemupukan, penyiraman, dan penyiangan tanah
B. Perawatan elemen keras 

Perawatan elemen keras memang tidak serumit perawatan elemen lunak (tanaman). Namun, perawatan yang benar pada elemen keras akan mempertahankan fungsi utama elemen keras tersebut. Umumnya, perawatan yang dilakukan yaitu pembersihan area taman, pengecatan, pengurasan kolam, dan penggantian lampu yang mati. Pembersihan area taman dilakukan setiap hari, pada pagi atau sore hari. Pembersihan dilakukan dengan menyapu dan membuang smapah-sampah yang berada di lokasi taman. Pengecatan dilakukan pada pagar, tiang lampu taman, gazebo, tempat duduk, dan lain-lain. Kolam juga perlu dibersihkan secara berkala. Pertama, kolam harus dikuras. Buang air lama yang telah kotor. Sikat dasar dan dinding kolam dengan sabun agar lumut-lumut yang tumbuh bisa hilang. Isikan kembali air besih ke dalam kolam bila kolam sudah bersih.

Jumat, 07 Juni 2013

Membuat Taman Rumah Minimalis

Sampurasun ... Rampes... Yukkk Membuat taman rumah minimalis. Karena menurut mamang Taman adalah sebagai pelengkap hunian yang biasanya disesuaikan dengan selera penghuninya. Salah satunya menerapkan konsep kolam. Air adalah permukaan yang mengagumkan untuk digunakan sebagai hiasan alam.

Taman dan kolam depan rumah serta bunga ABeGeh Indah 
( Namanya memang Indah kalau nama Pesbuknya ChieeNdah'chuabby.... catet)



 Unsur air di taman bisa dihadirkan dalam sebuah kolam. Membuat kolam tidaklah sulit yang dibayangkan. Bentuk dan model kolam tergantung dengan tema atau selera masing masing.
Kolam tak ada bedanya dengan air karena kolam adalah air yang berkumpul dalam sebuah wadah. kolam dalam sebuah taman tidak hanya menunjukan ekspresi manusia akan keindahan alam, tetapi juga memberi efek positif bagi jiwa dan orang yang melihat karena ketenangan air tersebut. Selain untuk kelangsungan hidup air juga dimanfaatkan manusia sebagai elemen natural yang menghibur sekaligus menenangkan. Air dalam kolam dapat melunakan penampilan keseluruhan hunian yang didominasi dengan matrial keras dan berat



 Biasanya tempat nongkrong mamang pas dipagi hari sambil seruput kopi


Malas ngurus taman ?
Repot... tidak ada waktu..!!!
Jangan kuatir. Membuat taman rumah minimalis. Simpel dan sangat praktis. banyak manfaatnya, untuk keindahan dan kenyamanan selain itu juga taman rumah berguna untuk sirkulasi udara.

Desa Bendungan di Pagaden Barat kabupaten Subang

Desa Bendungan, sebuah Desa dengan lima dusun; Gardu Besar, Gardu Kecil, Ciyuda, Nanggorak, dan Bendungan. Desa ini berada di pusat kecamatan Pagaden Barat yang memiliki Sembilan desa. 




Dikatakan pusat, sebab segala aktivitas, terutama empat desa terdekat selalu terpusat di perempatan desa Bendungan.

 Ini Kantor Desa Bendungan
 Dan Ini Kantor Kecamatan Pagaden Barat masih satu komplek dengan kantor desa


 Kalau ini GOR kantor Desa Bendungan
Dengan letak geografis seperti ini, desa Bendungan memiliki potensi percepatan pertumbuhan yang unggul dibandingkan dengan desa-desa di sekitarnya. Sebagai gambaran, setiap hari senin malam, selalu ada pasar malam yang letaknya di perempatan desa Bendungan. Pasar malam itu didatangi bukan hanya oleh warga setempat, warga desa lainnya pun seperti Mekarwangi, Munjul, Margahayu selalu memadati jalan-jalan di sekitar perempatan untuk memenuhi kebutuhannya di pasar malam.


Sebagian besar penduduk desa ini bermatapencaharian sebagai petani pertanian desa Bendungan adalah padi. Jika kita berkeliling, sejauh mata memandang, hamparan padi hijaulah yang mendominasi mata. Seperti kebanyakan pola pembagian kerja masyarakat desa, ibu-ibu di desa Bendungan pada umumnya menjadi ibu rumah tangga tapi ada juga yang menjadi buruk pabrik. aannya.

Karangtaruna desa Bendungan memiliki anak-anak muda yang sudah 'terpelajar'. Beberapa diantaranya bahkan sudah dan sedang mengenyam bangku pendidikan tinggi, kebanyakan di Universitas Subang (Unsub). Dengan begitu, tidak mengherankan jika banyak sekali kegiatan yang dibidani oleh karangtaruna
Di bidang kesehatan, dengan segala keterbatasan pemerintah desa, para warga berswadaya membangun lokasi-lokasi posyandu. Kader-kader kesehatan pun mulai terbentuk.


di desa Bendungan ini. Semua warga seperti keluarga, saling mengenal dengan baik satu sama lain.Seperti melihat sebuah keluarga yang tinggal di rumah besar, beratapkan langit, tidak bersekat dan bertembok, sebuah rumah yang di namakan: Desa Bendungan.
Dusun Gardu  (Gardu Besar atau Gardu Kecil) tempat mamang tinggal , yang terletak paling jauh dari dusun yang lain, kurang lebih 1-2 kilometer, seakan tidak terjalin komunikasi yang baik terutama jika dilihat dari sisi kepemudaan. Kalau membandingkan kondisi anak muda di dusun Gardu, dipandang "bengal dan bandel" dan paling banyak masalah, tidak seperti di dusun lain yang "baik-baik .

Disinilah salah satu tugas Karang Taruna di Desa Bendungan untuk merangkul mereka. Terpikirkan beberapa cara yang salah satunya adalah membuat sebuah acara rutin entah kompetisi sepak bola atau voli antar dusun dengan melibatkan anak muda disana. Pengadaannyapun secara bergiliran diadakan di lapangan Bendungan dan di lapangan dusun gardu. Tujuannya jelas untuk membaurkan warga dan anak muda antar dusun, dengan harapan anak muda disana terbuka pikirannya dan semangat mudanya disalurkan kepada hal yang baik.


Masalah paling mendasar dan selalu jadi keluhan warga desa Bendungan adalah tempat pembuangan akhir untuk sampah. TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang tidak disediakan pemerintah setempat membuat warga desa seringkali kebingungan harus menindaklanjuti sampah ini dengan cara apa apa buang kesungai saja hehehe. Maka ketika tercetus ide untuk membuat program “Pembuatan Tong Sampah” respon dari warga tidak begitu baik. Sebab meskipun di jalan-jalan disediakan tong sampah, akan menjadi percuma bila setelah sampah-sampah itu terkumpul, mereka tidak tahu harus dibuang kemana.


Proposal yang dibuat warga untuk pembukaan lahan TPA tidak disetujui pemerintah karena katanya APBD untuk pengembangan desa memang sedikit seharusnya warga melakukan inisiatif sendiri dengan cara gotong-royong membuka lahan TPA itu. Persoalan lokasinya bisa ditentukan dalam Musyawarah Rencana Pengembangan Desa. Jadi tidak ada salahnya jika warga juga lah yang mengelola TPA mandiri itu. Justru dengan begitu, pemerintah akan mendapat tamparan keras dan seharusnya merasa malu sebab TPA itu seharusnya memang tanggunjawab pemerintah.

sumber: berbagai sumber mulai dari tanya  atau mamang lihat langsung sendiri dan knmbendungan.blogspot.com