Tampilkan postingan dengan label Permainan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Permainan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Mei 2013

Permainan Egrang Atau Jajangkungan


Masih seputar permainan tempo doeloe nih.. yaitu permainan egrang. Permainan ini merupakan salah satu Permainan Egrang Atau Jajangkungan yang
menggunakan  bambu atau kayu sebagai media pembuatanya. Jajangkungan
cukup dikenal di masyarakat pedesaan, tapi bagi yang mengenalnya heheheheh

Cara memainkannya cukup sederhana dan gampang – gampang susah, namun butuh usaha yang cukup untuk berlatih menjaga keseimbangan badan dan perlu keseriusan untuk menguasainya
Karena harus bisa berjalan dengan menaiki bambu tanpa terjatuh, usahakan kalau memainkan permainan ini jangan melamun ya apa lagi memikirkan pacar dan utang di warteg hehehehehe.

 Cara membuatnya adalah sebagai berikut.... mareee :



1. Bambu atau kayu sebesar lengan dipotong membujur panjang
sekitar dua atau tiga meter tergantung panjang yang disesuaikan dengan
ukuran panjang badan kalau orangnya tinggi ya harus tinggi hehehe

2. Pilihlah bambu yang agak besar tetapi cukup
untuk digenggam oleh telapak tangan biasanya bambu yang digunakan yaitu bambu tali atau kata orang sunda awi tali, bambu wulung dan sejenisnya, asal jangan menggunakan bambu betung atau gombong karena ukuran bambu ini agak – agak besar apa lagi menggunakan pohon pinang atau pohon kelapa ehheheeh bagai mana menggenggamnya bro.... hehehe.

3. Di bagia tengah dari kayu tersebut kemudian dibuat suatu lubang untuk diberi papan sepanjang telapak kaki fungsinya untuk pijakan kaki atau bisa juga yang diberi lubang bambu yang untuk pijakan kaki.

4. Nah sesudah selesai membuat lubang, masukan tuh bambu pendek yang sudah dibuat lubang  ke bambu panjang yang untuk pegangan,usahakan dari bagian atas ya... sampai ke bawah kira – kira 40 – 60 Cm, lalu diberi paku dari samping untuk menguncinya. Selesai dah....

Permainan jajangkungan ini biasnya untuk lomba lari, Pemain yang menang adalah pemain yang lebih dulu sampai ke garis finish yang sudah ditentukan tanpa  terjatuh. Atau bisa juga untuk lomba makan kerupuk yang digantung dan pemainnya menggunakan egrang heheheeh.. atu ada juga yang digunakan untuk permainan sepak bola dengan semua pemain menggunakan egrang termasuk wasit hehehe... wasit nggak pake egrang ding...
Egrang adalah permainan tradisional Indonesesia mungkin disetiap daerah namanya berbeda – beda... kalau ditempat sobat apa namanya hayoh?
Pembelajaran yang di dapat dari permainan ini adalah memupuk
keberanian sipemain dan keseimbangan. Juga diperlukan kesabaran dan
ketekunan untuk mempelajari jajangkungan ... 

Terimakasih sobat sudah membaca tulisan mamang tentang Permainan Egrang Atau Jajangkungan 

Senin, 06 Mei 2013

Permainan Engklek Atau Emprak

Permainan engklek atau emprak merupakan permainan tradisional lompat–lompatan pada bidang–bidang datar yang digambar diatas tanah, Permainan Engklek Atau Emprak semakin tenggelam dengan adanya permainan modern atau permainan canggih

Permainan ini diawali dengan membuat gambar kotak-kotak kemudian  dan di akhiri gambar setengah lingkaran para pemainnya melompat dengan satu kaki dari kotak satu kekotak berikutnya.

Permainan engklek biasa dimainkan oleh 2 sampai 5 anak perempuan  jarang dimainkan oleh anak laki – laki, Remaja atau ibu – ibu apa lagi oleh bapak - bapak heheheh

Sebelum kita memulai permainan ini kita harus mengambar kotak-kotak di pelataran  tanah, menggambar 5 segi empat dempet vertikal kemudian di sebelah kanan dan kiri diberi lagi sebuah segi empat.Permainan ini mempunyai banyak nama atau istilah lain. Ada yang menyebutnya
  •  teklek 
  • ciplak 
  •  gunung
  • Emprak
  • Mungkin di tempat sobat juga berbeda ya...
Istilah yang disebutkan memang beragam, tetapi permainan yang dimainkan tetap sama. Permainan ini dapat ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia

Cara bermainnya  yaitu dengan cukup melompat menggunakan satu kaki di setiap petak - petak yang telah digambarkan sebelumnya di tanah. Untuk dapat bermain setiap anak harus mempunyai kereweng atau gacuk yang biasanya berupa pecahan genting, keramik lantai atau pun batu yang datar. Kreweng/gacuk dilempar ke salah satu petak yang tergambar di tanah, petak yang ada gacuknya tidak boleh diinjak oleh setiap pemain, jadi para pemain harus melompat ke petak berikutnya dengan satu kaki mengelilingi petak – petak yang ada. Saat melemparkannya tidak boleh melebihi kotak yang telah disediakan, jika melebihi maka dinyatakan gugur dan diganti dengan pemain selanjutnya. Pemain yang menyelesaikan satu putaran terlebih dahulu melemparkan gacuk dengan cara membelakangi engkleknya, jika pas pada petak yang dikehendaki maka petak itu akan menjadi  Sawah atau Rumahnya , artinya dipetak tersebut pemain yang bersangkutan dapat menginjak petak tersebut dengan dua kaki, sementara pemain lain tidak boleh menginjak petak itu selama permainan. Peserta yang memiliki sawah atau rumah paling banyak adalah pemenangnya

Terimakasih anda sudah membaca tentang Permainan Engklek Atau Emprak

Kamis, 25 April 2013

Adu Permainan Gangsing atau Pangal

Hai – hai ketemu lagi dengan mamang, kali ini mamang mau nulis tentang Adu Permainan Gangsing atau Pangal setelah sebelumnya mamang nulis tentang permainana tradisional Gatrik, Permainan Kelereng, Permainan Petak umpet. permainan ini kalau orang sunda bilang Panggal atau kalau ngajak main

Nagadu Panggal, tapi mungkin lain daerah lain namanya, kalau ditempat sobat apa ya namanya?.  Mainan ini sangat populer bukan hanya di Indonesia tetapi diberbagai tempat didunia. Biasanya yang memainkan permainan ini adalah laki – laki kalau perempuan jarang, tapi ada juga ding....  Mainan ini cara mainnya dengan cara memutarkanya.

Mainan ini dibuat dari kayu yang di bentuk, dan bantuan tali kain yang dililit .
Dahulu mainan ini dinikmati dengan memutarkannya dan semakin lama putaran itu berlangsung semakin bagus dan dapat diadu dengan temannya, yaitu yang paling lama berputar itu jadi pemenangnya. Permainan ini membutuhkan tenaga tambahan heheheeh,.
 Sekarang mainan ini menjadi mainan adu yaitu dengan memukulkan pangal atau gangsing tersebut kegangsing temannya dan yang paling kuat pangalnya tidak pecah dan kuat srta masih bisa berputar maka dia yang menang dia jadi rajanya kedua paling kuat dinamakan patih dan yang paling lemah disebut uncle atau kutek.... terrrrtek singkatan ledekan kepada kutek yang dari kata Puterin dong kutek hehehe 

Terimakasih Anda sudah membaca Adu Permainan Gangsing atau Pangal semoga bermanfaat

Senin, 22 April 2013

Permainan Kelereng Permainan Yang Terlupakan



Masih ingat dengan Permainan Kelereng Permainan Yang Terlupakan , permainan ini sangat populer dijamannya, tapi sekerang namanya kian tenggelam dengan adanya permainan baru ber teknologi tinggi seperti seperti Playstation, Nintendo, dan sejenisnya.
Di Indonesia, kelereng dikenal hampir di seluruh wilayah sampai pelosok negeri dengan berbeda – beda namanya tergantung daerahnya.  
  •  Di Betawi menyebutnya dengan nama gundu
  • Di Jawa menyebutnya neker.
  • Di tataran Sunda terkenal dengan kaleci.
  • Di Palembang disebut ekar,
  • Di Banjar namanya kleker,
  •  Kalau di tempat anda namanya apa coba?.


Kelereng adalah bola kecil yang terbuat dari marmer ada juga dari kaca untuk permainan anak-anak. Ukurannya sekitar 1.25cm. permainan ini sangat bermanfaat karena dapat melatih kesabara


Biasanya permainan ini dimainkan oleh 3 - 4 anak atau 5 anak juga boleh hehehehe.
Caranya biasanya begini, tergantung daerahnya juga ding... mungkin berbeda dengan didaerah anda
-      Gambar lingkaran kecil di tanah . masing – masing anak menaruh sebutir kelereng di dalam lingkaran tersebut.

-      Lalu semua anak tersebut berdiri kira-kira satu meter dari lingkaran gundukan kelereng, di belakang sebuah garis lurus, Secara bergantian, lemparkan sebutir kelereng ke arah lingkaran. Anak  yang kelerengnya paling jauh dari lingkaran itu yang bermain lebih duluan.


-      Dia harus memakai kelereng yang ada di luar lingkaran sebagai “Penyerang” untuk memukul kelereng di dalam lingkaran keluar. Kalau berhasil melakukannya, maka ia boleh menyimpan setiap kelereng yang kena jentik.

-      Pemenang adalah anak yang mengumpulkan kelereng atau gundu terbanyak.

Terimakasih anda sudah berkunjung dan membaca tulisan mamang tentang

Permainan Kelereng Permainan Yang Terlupakan semoga bermanfaat

Selasa, 09 April 2013

Permainan Tradisional Gatrik


Salah satu permainan yang tidak pernah kita jumpai lagi atau mungkin tjarang  kita temukan lagi yaitu permainan Permainan Tradisional Gatrik atau pun Permainan Petak umpet ini adalah nama di daerah tempat Mamang yaitu daerah Subang , mungkin di tempat anda mempunyai nama yang berbeda atau mempunyai nama lokal tersendiri biasanya begitu.
cara permainannya yaitu dimainkan dengan dua orang atau bisa lebih dengan dua bilah kayu pendek dan kayu panjang atau biasa di sebut Gatrik jika lebih dua orang maka di bentuk kelompok atau grup yang berhadapan dengan di awali melempar kayu pendek ke wok yang berbentuk lubang atau garis atau bisa juga  membentuk sandaran dari batu untuk gatrik pendek

        Ada tiga babak permainan, pertama dengan menyilangkan gatrik pendek diatas batu atau wok dengan      dilempar memakai gatrik panjang, nah tugas lawan adalah menjaga dan berusaha menangkap lemparan gatrik pendek, jika tidak bisa maka masih ada kesempatan lagi yaitu dengan memasang gatrik panjang di atas batu atau wok dengan posisi menyilang, sekarang yang dilempar adalah gatrik pendek bila kena ke gatrik panjang maka gantian kelompok lawan yang memainkan gatri.
 Bila permainan masih kalah maka masuk ke babak kedua yaitu dengan cara permainan gatrik panjang dan gatrik pendek dipegang oleh pemain gatrik, gatrik pendek di pukul keras - keras supaya terlempar jauh dan tugas untuk lawan yaitu menjaga atau berusaha menangkap gatrik pendek yang terlempar tersebut, kalau tidak bisa tertangkap maka harus berusaha mendekatkan lemparan gatrik pendek tersebut supaya terlempar mendekat wok atau sandaran batu, supaya pemain gatrik tidak mendapat kan nilai karena terlalu dekat ke wok dan tidak bisa di jengkal.
       Babak ke tiga atau permainan terakhir yaitu biasa disebut dengan gepok lele yaitu dengan cara menaruh gatrik pendek sejajar dengan wok lalu dipukul bagian ujungnya supaya gatrik pendek tersebut terpental agak naik nah kalau sudah begitu tinggal di pukul sekali lagi dengan tenaga pooool, tugas penjaga atau lawan tetap berusaha menangkap lemparan gatrik pendek yang dipukul tersebut bila tidak tertangkap maka pemain gatrik tinggal menghitung jarak antara jatuhnya gatrik pendek  ke wok atau batu sandaran, biasanya di hitung kelipatan lima... sepuluh.... lima belas... dua pulu dan seterusnya nah jumlah nilai itu menentukan kemenangan dalam permainan gatrik ....

Terimakasih Anda sudah membaca tentang Permainan Tradisional Gatrik semoga "bermanpaat" orang sunda tidak bisa bilang "bermanfaat" heheheeh

Selasa, 02 April 2013

Permainan Anak - Anak Sunda


 Kehidupan anak-anak di masa lalu jauh berbeda dengan anak-anak masa kini, terutama dalam hal Permainan Anak - Anak Sunda. Anak-anak tempo dulu kerap bermain dengan alam dan kehidupannya. Sedangkan anak-anak masa kini sudah dihadapkan pada berbagai permainan yang berbau elektronik dan barang-barang jadi yang siap dibeli di toko-toko mainan maupun Super Market atau Mall
       Waktu kecil permainan yang sering kita mainkan kalau di desa saya (Subang) menyebutnya petak umpet atau  hong - hongan ada juga yang menyebutnya dengan istilah boy-boyan . aturannya permainannya memakai pecahan genteng di tumpuk-tumpuk, ada yang jaga dan ada yang bersembunyi . Dari permainan seperti itu kita bisa mengambil hikmahnya. Ada juga permainan seperti benteng-bentengan. Dimana ada dua kubu yang menjaga batu atau sejenisnya, cara permainannya kalau batu itu tersentuh oleh lawan berarti kalah, dan kalau kena berarti kita ditawan. Disitu kita bisa belajar kerjasama dan strategi juga.

Permainan biasanya ada yang menggunakan alat-alat, seperti engrang atau jajangkungan. Engrang adalah permainan berupa alat yang dibuat dari bambu, yang biasanya panjangnya melebihi tinggi badan kita, diantara buku bambu itu dipasang dua penyangga untuk kita berdiri di atas 2 bilah bambu tersebut.
Yang lebih menarik dari permainan tradisional khas sunda, biasanya sering diiringi oleh nyanyian-nyanyian yang unik. Itu juga mengajarkan kita lebih untuk lebih kreatif.
Ada juga permainan yang dinamakan gatrik, gatrik adalah permaian yang menggunakan bambu yang dipotong kecil, kemudian disimpan ditanah dan di pukul dengan bambu yang lain. Nyanyian-nyanyian tradisional juga kita tidak boleh melupakannya, takutnya nanti bisa punah. Ada beberapa nyanyian tradisional yang biasa kita nyanyikan dalam permainan-permainan tradisional itu diantaranya:
1. Perepetjengkoljajahean 
Kajepet —-------- jejeretean


2.Cingciripit tulang bajing kacepit

Kacepit ku bulu pare

Bulu pare memencosna


3.Oray orayan luar leor mapay areuy

Tong kasawah parena eukeur beukah


4.Cingcangkeling manuk cingkleung cineten

Plos ka kolong bapa satar buleneng


5.Cang ucang angge mulung muncang dipapangge

Digogogan anjing gede

Ari gog gog cungungung



CICILALANG itu emang lagu permainan anak-anak Sunda dulunya. yang dipopulerkan lagi ma Sule trus di remix deh ma STARSOULJA dengan aliran HIPHOP-nya. tetep enak ko 


Ndag-ndagan itu menurut Mamang artinya deg-degan
lagu ini nyeritain gimana rasanya ditinggal nikah sama mantan dan selingkuh sama cewe yang udah tunangan. itu sih inti lagunya mah

yang pengen denger lagunya bisa masuk ke sini

StarSouLja - Ndag-Ndagan

Dan ini liriknya heheheh...


cicilalang seer sosorodotan

aya ucing hey nya dikarungan
(ada kucing hey ya dikarungin)

sorong ke kiri sorong ke kanan

eee domba nini carkencarkeun

cicilalang seer sosorodotan
aya ucing hey nya dibajuan
(ada kucing hey ya dibajuin)

alung ka luhur alung ka handap
(lempar ke atas, lempar ke bawah)

eee pendak mantan dag endagan
(eee ketemu mantan ya deg-degan)

cicilalang seer sosorodotan
aya entog hey nya paraban
sorong ke kiri sorong ke kanan
eeeh entog aki ditumpakan

cicilalang seer sosorodotan
emut mantan hey jaman dikosan
(inget mantan hey jaman di kosan)

tangkeup ti kiri,tangkeup ti kanan
(peluk dari kiri, peluk dari kanan)

eeeh poho deui geus tunangan
(eh lupa lagi udah tunangan)
 
  semoga cerita tentang Permainan Anak - Anak Sunda ini bermanpaat